Nasib
mempertemukan Harry Styles, Zayn Malik, Liam Payne, Loius Tomlinson
dan Niall Horan lewat ajang pencarian bakat, The X Factor (UK). Mulanya
mereka bersaing sebagai solois dan kini tergabung sebagai salah satu
boyband paling terkenal saat ini dan bekerja sama dengan sejumlah
produser hebat di industri musik dunia. This is One Direction’s story.
One Direction, boyband asal Inggris ini terbentuk dari ajang The X
Factor, sebuah acara pencarian bakat di bidang tarik suara. Semula,
Harry Styles, Zayn Malik, Liam Payne, Louis Tomlinson dan Niall Horan
merupakan solois yang saling bersaing satu sama lain untuk mendapatkan
tiket menuju Bootcampstage atau babak menuju ‘rumah juri’. Tapi, saat
berdiri di panggung di depan juri yang mengkritik dengan pedas, kelima
cowok cute ini merasa mimpi mereka untuk menjadi bintang telah hancur
lebur. Mereka baru aja diberitahu kalau mereka enggak lolos menuju babak
Bootcampstage pada Juli 2010, dan harus bersiap-siap mengepak koper dan
pulang ke rumah masing-masing. Tapiiii….mereka enggak tahu ternyata ada
rencana besar menanti di balik kegagalan mereka saat itu. Ya, para juri
yang terdiri dari Simon Cowel, Nicole Scherzinger dan Louis Walsh
rupanya percaya kalau lima cowok ini akan kuat jika tampil bersama-sama
sebagai sebuah band, daripada menjadi solois. Harry dan kawan-kawan pun
diberi kesempatan melaju ke babak selanjutnya dalam kategori group.
Jadilah mereka boyband dadakan yang diberi nama One Direction.
Menaklukkan Amerika
Keputusan untuk bergabung dalam satu grup ternyata membawa mereka pada
posisi juara tiga ajang The X Factor 2010. Usai kompetisi, One
Direction menandatangani kontrak dengan Syco Music, dan di bawal label
tersebut lima cowok cakep ini merilis singel perdana mereka berjudul
What Makes You Beautiful pada 11 September 2011. “Mimpi kami berlima
pingin banget jadi juara satu X Factor dan kami kecewa berat karena cuma
juara tiga. Tapi, begitu tahu kami mendapat kontrak, wuiih luar biasa
banget rasanya. Menandatangani kontrak dengan Syco Music adalah
perjalanan besar buat kami semua,” cerita Harry.
Dan setelah
berhasil merajai UK Single Chart, One Direction kemudian merilis singel
kedua, Gotta Be You pada 13 November, menyusul album pertama mereka Up
All Night yang dilepas 21 November lalu. Dari yang bukan siapa-siapa,
bahkan enggak punya pengalaman sama sekali sebagai sebuah group band,
tapi One Direction mampu meraih begitu banyak pencapaian dalam waktu
singkat. Dari Inggris mereka menaklukkan Amerika Serikat. Sebuah
lompatan besar mereka lakukan di negeri Paman Sam lewat lagu One Thing.
Singel ketiga sekaligus yang terbaru itu berhasil masuk dalam Top 10 di
tangga lagu Billboard Social 50. One Thing telah ditonton lebih dari 5
juta viewer dalam waktu lima hari dan lagu tersebut menjadi lagu pertama
One Direction yang masuk tangga lagu di Amerika Serikat. Padahal,
enggak ada satu pun lagu One Direction yang resmi dirilis di sana. Hmm…
sepertinya tinggal nunggu waktu aja untuk melihat One Directon jadi ikon
global. Dan itu bukan hal yang mustahil buat mereka. Sekarang aja
boyband ini mampu menjual apa pun yang berkaitan dengan diri mereka dan
hebatnya selalu diserbu Directioners (sebutan untuk penggemar One
Direction). Barang-barang itu termasuk buku, kalender, boneka, pakaian,
tiket konser, iklan dan sebagainya. Bisa dibilang One Direction jadi
salah satu brand terpanas saat ini. Setuju enggak?
Tekanan Popularitas
Mendadak terkenal dan jadi buah bibir adalah hal yang enggak bisa
dielakkan begitu saja oleh para personil One Direction. Senang, udah
pasti dong. Tapi, sisi lainnya mereka harus menghadapi tekanan yang
muncul akibat popularitas itu sendiri. Nah, Niall buka-bukaan nih soal
itu. “Banyak banget ekspektasi yang ditujukan pada kami untuk
menampilkan yang terbaik. Industri musik bergerak begitu cepat jadi kami
harus bekerja lebih giat lagi. Tapi kami beruntung punya penggemar yang
baik, tapi kalau mereka enggak suka dengan musik kami, berapa lama kami
bisa bertahan?” ucap Niall.
Kalau Liam, dia mengaku merasa aneh
karena tadinya bukan siapa-siapa mendadak ada di sampul majalah,
hi-hi-hi. Tapi, menurut Liam, bagian terbaik menjadi orang terkenal
adalah saat berjumpa dengan penggemar yang antusias banget sama mereka.
“We get recognised everywhere!” katanya.
Selain ekspektasi yang
besar, ketenaran juga membuat anak-anak One Direction super sibuk,
sehingga enggak punya banyak waktu luang. Beberapa dari mereka bahkan
harus menunda belajar. Seperti Niall yang harusnya udah ikut kursus
sound engineering di DIT beberapa waktu lalu, terpaksa menunda karena
sibuk berkarir. Untungnya keluarga mau memahami kesibukan mereka dan
tetap mendukung. “Orangtua kami sangat mendukung, dan mereka bangga
dengan apa yang kami kerjakan,” kata mereka. Seperti boyband lainnya, di
awal-awal karir One Direction me-nyerahkan segala sesuatunya pada tim
manajemen mereka. Tahu enggak sih, Harry Cs ini masih diatur ketat lho
sama manajemen yang menjadwalkan ke mana mereka harus pergi, kapan harus
makan dan bahkan mengingatkan kapan mereka harus tidur. Pertanyaannya,
susah enggak ya buat lima cowok keren ini buat menyerahkan kendali hidup
mereka sendiri pada orang lain, sementara mereka pada dasarnya suka
banget kebebasan? Jawabnya singkat aja: enggak susah! Ya, One Direction
rela bersusah payah demi profesionalisme. Salut deh buat mereka!
Louis Tomlinson
Nama Lengkap: Louis William Tomlinson
Lahir: 24 Desember 1991
Asal: Doncaster, South Yorkshire, Inggris
Saudara: Lottie, Felicite, Georgia, si kembar Daisy dan Phoebe.
Warna favorit: Merah tua
Warna rambut: Coklat
Alat music yang dikuasai: Piano
Suka sama cewek yang makan wortel, spontan dan bubbly.
Tinggi: 175 cm
Harry Styles
Nama lengkap: Harry Edward Styles
Lahir: 1 Februari 1994
Saudara: Gemma
Fakta: Anggota One Direction termuda
Warna favorit: Biru
Benda keberuntungan: Underwear warna hijau
Tipe cewek ideal: Rambut pendek dan santai
Tinggi: 178 cm
Niall Horan
Nama lengkap: Niall James Horan
Lahir: 13 September 1993
Asal: Mullingar, Irlandia
Fakta: Satu-satunya personil yang berasal dari Irlandia.
Warna favorit: Hijau
Film favorit: Grease
Alat musik yang dikuasai: Gitar
Benda keberuntungan: Kaus kaki putih
Tinggi: 171 cm
Liam Payne
Nama lengkap: Liam James Payne
Lahir: 29 Agustus 1993
Asal: Wolverhampton, West Midlands, Inggris
Kakak: Nicola dan Ruth
Warna favorit: Ungu
Alat musik musik yang dikuasai: Piano dan gitar
Warna rambut: Coklat
Tinggi: 178 cm
Zayn Malik
Nama Lengkap: Zain Jawaad Malik
Lahir: 12 Januari 1993
Asal West Lane Baildon, Bradford, Inggris.
Saudara: Doniya, Waliyha dan Safaa.
Fakta: Berdarah campuranPakistan-Inggris
Warna favorit: Biru
Warna rambut: Hitam
Ngefans sama: Megan Fox dan Justin Timberlake
Tipe cewek ideal: Cerdas dan humoris
Tinggi: 175 cm
kamu tahu enggak?
• Liam ternyata fobia sama sendok. Sebenarnya Liam enggak punya
ketakutan pada peralatan makan. Tapi entah kenapa dia fobia sama sendok.
“Di restoran, aku enggak makan pakai sendok.
Tapi aku bisa menggunakan peralatan makan lainnya kok. Aku agak aneh ya?”
• Liam hanya punya satu ginjal, jadi dia enggak minum alkohol demi kesehatannya. Good thinking, Li!
• Harry punya pengalaman menarik saat bekerja di toko roti. “Aku mulai
bekerja pukul 5 pagi dan selesai jam 4 sore. Seorang gadis di tempatku
bekerja pernah menggantikan shift yang seharusnya giliranku sehingga aku
bisa ikutan audisi X Factor. Aku senang dia mau melakukannya!”
• Ciuman pertama Harry terjadi saat umurnya 11 tahun.
• Louis ternyata enggak suka tattoo.
• Bagian tubuh yang disukai Louis adalah mulutnya. Alasannya: “Kalau
enggak ada mulut, aku enggak bakalan jadi penyanyi.” Bener juga ya?
• Kalau lagi di Subway, Zayn selalu bawa sandwich favoritnya: chicken teriyaki!
• Niall lebih memilih mencium ketiak orang lain ketimbang harus makan mayonnaise
Tidak ada komentar:
Posting Komentar